FORSUM

Home » Limbah » Hasil Rakor Pengembangan Bahan Pakan Lokal

Hasil Rakor Pengembangan Bahan Pakan Lokal

Formulasi Ransum – Tak dapat dipungkiri keberadaan bahan pakan lokal menjadi hal penting. Untuk itu stakeholder pakan mengadakan rapat koordinasi di Garden Permata Hotel dalam rangka merumuskan jawaban tantangan pengembangan bahan pakan lokal.

Adapun kesimpulan dari hasil rakor pada 3-4 maret 2014 tersebut adalah sebagai berikut :

Potensi besar Indonesia sebagai negara agraris dalam menyediakan bahan pakan lokal belum tergali dan tertata dengan baik. Contohnya jagung, dengan kapasitas produksi yang melebihi kebutuhan ternyata masih impor.

Hal ini ternyata disebabkan oleh kesenjangan antara produksi/penyediaan dan kebutuhan pabrik pakan terutama yang berkaitan dengan ketepatan mutu, jumlah dan kontinuitas pasokan dan persaingan harga.

Perlu dicermati sebenarnya dimasa yang akan datang impor jagung akan mengalami kesulitan dikarenakan penggunaan jagung yang semakin kompleks. Diantaranya untuk pangan, bahan bakar, bahan baku industri olahan dan pupuk.

Untuk itu diperlukan kebijakan untuk meningkatkan produksi jagung nasional dengan memperbaiki tataniaga dan pasca panen sehingga kebutuhan pabrik pakan dapat terpenuhi.

Beralih kepada sumber protein, yaitu tepung ikan melihat produksi perikanan Indonesia yang sedemikian besar mencapai 19.56 juta ton pada tahun 2013 sebenarnya mempunyai potensi besar. Namun terkendala dengan belum banyaknya unit pengolahan ikan sehingga harga tepung ikan masih mahal mencapai 1.700 – 2.000 US$/ton.

Sebagai substitusi tapung ikan pabrik pakan biasanya menggunakan tepung tulang, tepung bulu, tepung unggas yang harganya relatif lebih murah.

Tepung bulu sendiri sebenarnya mengandung protein yang tinggi berkisar 75-80%. Namun memiliki ikatan keratin yang sukar larut dalam air dan sukar dicerna. Akan tetapi jangan khawatir, dengan perlakuan kimia dapat meningkat nilai kecernaannya mencapai 50-60 %.

Selanjutnya ini sebenarnya memberikan peluang yang besar, karena jika kita lihat produksi broiler mencapai 2 miliar ekor per tahun. Dengan rata-rata bobot panen 1,5 kg maka akan diperoleh limbak mencapai 120 ribu ton.tahun. Hal ini setara dengan 36 ribu ton/tahun tepung bulu ayam.

Kemudahan produksi tepung bulu ayam dinilai menjadi kesempatan untuk kelompok peternak yang disekitarnya terdapat tempat pemotongan unggas (Frediansyah Firdaus/Forsum).

Negara Agraris sebetulnya mempunyai potensi besar dalam penyediaan bahan pakan lokal baik yang berasal dari tanaman maupun hewan termasuk ikan. Hanya saja potensi ini belum tergali dan tertata dengan baik, sehingga dalam penyediaannya masih kurang, tidak menentu (belum continue) dan sulit didapat. Untuk mencukupi kekurangan atau mengatasi kesenjangan tersebut harus dipenuhi dari impor. – See more at: http://pakan.ditjennak.deptan.go.id/index.php/blog/read/kegiatan/rapat-koordinasi-bahan-pakan-lokal#sthash.qIyyztzU.dpuf
Negara Agraris sebetulnya mempunyai potensi besar dalam penyediaan bahan pakan lokal baik yang berasal dari tanaman maupun hewan termasuk ikan. Hanya saja potensi ini belum tergali dan tertata dengan baik, sehingga dalam penyediaannya masih kurang, tidak menentu (belum continue) dan sulit didapat. Untuk mencukupi kekurangan atau mengatasi kesenjangan tersebut harus dipenuhi dari impor. – See more at: http://pakan.ditjennak.deptan.go.id/index.php/blog/read/kegiatan/rapat-koordinasi-bahan-pakan-lokal#sthash.qIyyztzU.dpuf
Negara Agraris sebetulnya mempunyai potensi besar dalam penyediaan bahan pakan lokal baik yang berasal dari tanaman maupun hewan termasuk ikan. Hanya saja potensi ini belum tergali dan tertata dengan baik, sehingga dalam penyediaannya masih kurang, tidak menentu (belum continue) dan sulit didapat. Untuk mencukupi kekurangan atau mengatasi kesenjangan tersebut harus dipenuhi dari impor. – See more at: http://pakan.ditjennak.deptan.go.id/index.php/blog/read/kegiatan/rapat-koordinasi-bahan-pakan-lokal#sthash.qIyyztzU.dpuf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Forsum

%d bloggers like this: