FORSUM

Home » Uncategorized » Kematian Larva pada Kolam Pasca Pembesaran

Kematian Larva pada Kolam Pasca Pembesaran

Tanya : selamat pagi semua, di pagi yang cerah ini ada beberapa masalah yang juga ingin dicerahkan, mungkin senior2 semua pernah atau mengetahui kenapa itu bisa terjadi..
Dalam kurun waktu seminggu kemarin saya menetaskan dan memijahkan 2 kali..
pemijahan pertama di kolam dengan naungan, alhamdllah telurnya banyak dan netas, di tetaskan kolam penetasan, dan 1 kolam bekas pemijahan, tetapi hanya bertahan 1 hari..
pemijahan kedua juga berhasil bertelur, dari 3 kolam penetasan yang bertahan hanya satu kolam yang hidup sampai sekarang (mudah2an seterusnya), yang saya heran di kedua kolam (kolam yang sama dengan kolam yang gagal saat pemijahan pertama) tersebut koq gagal terus ampe beruntun gitu..

apa ada yang salah gitu..??

selain itu pakan dari keong yang di fermentasi selama 1 hari bagus ngga buat ikan kecil atau yang masih larva?
nuhun…

Rangkuman Jawaban :
1. Kemungkinan masih ada penyakit/virus yang tertinggal, sehingga perlu di sterilkan terlebih dahulu
2. Terik sinar matahari, suhu, pH yang berbeda sehingga dalam penanganannya perlu dipertimbangkan kestabilannya. Misalnya larva ditaro pada kolam yang teduh, pada umur 12 hari baru boleh bebas. Tutup 80% dengan kedalaman 15 – 25 cm (hati-hati dengan temperatur kolam dasar kolam yang dingin rawan parasit).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Forsum

%d bloggers like this: